Serang, Bantentv.com – Wali Kota Serang Budi Rustandi, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang Ahmad Nuri, pada Senin pagi, 15 Desember 2025, meninjau pelaksanaan Program Serang Mengaji di SMP Negeri 1 Kota Serang.
Politisi Partai Gerindra tersebut ikut mengaji bersama ratusan murid SMP Negeri 1 Kota Serang sebelum dimulainya kegiatan belajar mengajar.
Budi Rustandi mewajibkan sekolah tingkat taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan sekolah menengah pertama di Kota Serang melaksanakan Program Serang Mengaji sebelum jam belajar mengajar. Tingkatan mengaji disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing sekolah.
Program Serang Mengaji merupakan satu dari 13 program unggulan Budi–Agis yang dinilai cukup efektif dalam menghapus buta huruf Al-Qur’an. Dalam dua bulan penerapan, program ini mampu memberantas buta huruf Al-Qur’an yang dialami ratusan murid kelas sembilan SMP.
Baca Juga: Jelang Nataru, Pemprov Kaji Penghentian Sementara Aktivitas Truk Tambang
Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang mencatat, dari total 7.850 murid kelas sembilan SMP negeri, sebanyak 1.658 murid terdeteksi belum bisa mengaji.
Selama dua bulan Program Serang Mengaji Budi–Agis dijalankan, sebanyak 780 murid sudah bisa mengaji. Sementara 899 murid lainnya masih menjalani pembinaan dalam Program Serang Mengaji agar mampu membaca Al-Qur’an.
“Dari 7.850 murid kita ada 1.658 siswa yang belum bisa baca Al-Qur’an, jumlah yang bisa baca Al-Qur’an setelah melakukan pembinaan itu 780 siswa, dan yang belum bis abaca Al-Qur’an itu ada 899 siswa dan ini masih pr buat kita,” kata Budi Rustandi Wali Kota Serang.
Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang tidak segan melakukan evaluasi serta memberikan sanksi kepada kepala sekolah di bawah naungannya yang tidak menerapkan Program Serang Mengaji Budi–Agis.
“Bagi tenaga atau lembaga Pendidikan yang tidak menerapkan Serang Mengaji kita akan sanksi, pertama kita akan mengevaluasi kepala sekolahnya, kedua akan melakukan punishment karena ini adalah gagasan besar wali kota,” tegas Ahmad Nuri Kepala Dindikbud Kota Serang.
Selama pelaksanaan Program Serang Mengaji, Budi Rustandi menggandeng ulama serta Badan Wakaf Al-Qur’an Banten untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an. Hingga saat ini, sebanyak 45 ribu Al-Qur’an dari target 100 ribu telah didistribusikan ke sekolah-sekolah dan pondok pesantren se-Kota Serang.
Editor : Erina Faiha