Bantentv.com – Lucky Widja, vokalis band Element, meninggal dunia pada Minggu malam, 25 Januari 2026. Nama Lucky tak terpisahkan dari perjalanan salah satu band pop paling populer di Indonesia sejak akhir 1990-an hingga awal 2000-an.
Dengan karakter suara yang khas dan deretan lagu bertema cinta, Lucky menjadi sosok penting dalam membentuk identitas musik Element di industri hiburan Tanah Air.
Lucky Widja memiliki nama lengkap Lucky Widjatmoko. Ia lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 1 September 1976. Sebelum dikenal sebagai musisi, Lucky lebih dulu menekuni dunia hiburan sebagai model dan sempat tampil di sejumlah majalah remaja pada era 1990-an.
Baca Juga: Duka Musik Indonesia, Vokalis Element Lucky Widja Tutup Usia di Umur 49 Tahun
Biodata Lucky Widja
- Nama lengkap: Lucky Widjatmoko
- Nama panggung: Lucky Widja / Lucky Element
- Tempat, tanggal lahir: Pontianak, Kalimantan Barat, 1 September 1976
- Profesi: Penyanyi, penulis lagu, aktor, produser musik, dan mantan model
- Tahun aktif: 1996–2026
- Grup musik: Element
- Pasangan: Aleima Sharuna (menikah 2013)
- Anak: Alzion Vardhana Wijadiputra
Awal Karier Lucky Element
Pada 1997, Lucky bersama Didi Riyadi dan Ronny Setiawan mendirikan band Element. Berawal dari pertemanan sesama model, Element tumbuh menjadi band pop yang kemudian mendominasi industri musik Indonesia.
Baca Juga: Sempat Vakum, Element Rilis Single ‘Hentikan Aku untuk Mencintaimu’
Album debut mereka, “Hanyalah Cinta” (1999), menjadi titik awal kesuksesan besar Element. Nama Lucky pun melejit sebagai vokalis dengan karakter suara lembut dan emosional.
Kehidupan Pribadi yang Cenderung Tertutup
Di balik popularitasnya, Lucky dikenal cukup tertutup dalam menjaga kehidupan pribadinya. Ia menikah dengan Aleima Sharuna dan jarang mengekspos keluarganya ke hadapan publik.
Dalam beberapa kesempatan, Lucky pernah mengungkap bahwa tahun 2005 menjadi fase berat dalam hidupnya akibat konflik internal band serta kepergian sang ayah. Pengalaman tersebut banyak ia tuangkan dalam karya-karyanya, termasuk lagu-lagu bernuansa reflektif yang dirilis di masa-masa akhir kariernya.
Editor : Erina Faiha