Bantentv.com – Perubahan Iklim menjadi isu global yang masih hangat diperbincangkan, efek rumah kaca yang mengakibatkan pemanasan global membuat level air laut meningkat tiap tahunnya yang menyebabkan beberapa destinasi wisata terancam hilang.
Berikut adalah beberapa destinasi wisata dunia yang terancam hilang akibat perubahan iklim dunia :
- Hutan Hujan Amazon
Hutan Amazon adalah kawasan tropis yang lebat, meliputi lebih dari 3,2 juta kilometer persegi di Amerika Selatan dan membentang di sembilan negara.
Hutan ini menjadi habitat bagi 10 persen spesies di seluruh dunia, dengan tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Namun, peningkatan suhu dan kegiatan industri mengancam keberadaan hewan-hewan tersebut.
Pada tahun 2018, World Wide Fund (WWF) mengingatkan bahwa setengah dari populasi satwa liar di Amazon dapat punah dalam waktu 50 tahun ke depan.
“Ketika anak-anak kita dewasa, lokasi-lokasi seperti Amazon dan Kepulauan Galapagos mungkin tidak akan dikenali lagi,” ungkap CEO WWF, Tanya Steele, seperti yang dilaporkan oleh Stacker.
- Karang Penghalang Besar (Great Barier Reef) Australia
Perubahan iklim yang menyebabkan pemanasan global mengakibatkan suhu air laut meningkat. Kenaikan suhu ini membuat terumbu karang mengalami pemutihan dan bahkan mati. Terumbu karang merupakan habitat bagi berbagai organisme kecil dan plankton yang menjadi makanan bagi ikan-ikan besar dan burung laut.
Karena terumbu karang tidak lagi bisa menjadi tempat tinggal, ikan dan plankton terpaksa mencari terumbu karang yang masih sehat.
Selain pemanasan, kerusakan lingkungan di dasar laut juga disebabkan oleh limbah rumah tangga termasuk aktivitas dari resor atau kapal pesiar yang tidak bertanggung jawab serta praktik penangkapan ikan yang menggunakan teknik jaring, racun, atau bom.
- Maladewa
Terletak di perairan biru Laut Arab, Kepulauan Maladewa adalah salah satu tujuan wisata kepulauan paling terkenal di dunia. Sebagian besar pulau diperkirakan akan kehilangan sumber air tanah yang layak minum pada tahun 2100, atau bahkan lebih cepat.
Selain menghadapi krisis air bersih, Maladewa juga diprediksi akan tenggelam akibat peningkatan level air laut, yang disebabkan oleh berkurangnya area hijau di Bumi, sehingga air hujan tidak terserap dengan baik oleh tanah.
Itulah beberapa tempat wisata yang terancam hilang karena perubahan iklim. Bahkan ibukota provinsi Jakarta pun diperkirakan tenggelam karena kenaikan level air di dunia. (mg-ramdani/red)