Bantentv.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun sebesar 2,20 poin atau -0,029 persen ke level 7.621,38 pada perdagangan Kamis, 16 April 2026. Terpantau sepanjang sesi, IHSG bergerak dari kisaran level 7.575,52 ke 7.705,03.
Meski mengalami penurunan, namun pergerakan saham pada akhir perdagangan hari ini justru didominasi tren positif. Sebanyak 356 saham terpantau menguat, 318 saham mengalami pelemahan dan 147 saham lainnya stagnan.
Hingga akhir sesi perdagangan, IHSG berhasil memperjualbelikan 39,1 miliar lembar saham dengan frekuensi 2,6 juta kali. Sementara nilai transaksi yang dibukukan sebesar Rp17,6 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp13.610 triliun.
Sementara enam sektor tercatat di rapor hijau, di antaranya sektor transportasi yang melesat 3,36 persen, kesehatan naik 2,37 persen, disusul teknologi 1,45 persen, industrial 0,95 persen, barang konsumen primer 0,13 persen, dan keuangan 0,11 persen.
Baca Juga: IHSG Kembali Melemah ke Level 8.103, 349 Saham Berakhir di Zona Merah
Di sisi lain, lima sektor mengarah pada zona merah, di antaranya infrastruktur -0,60 persen, bahan baku -0,39 persen, properti -0,35 persen, barang konsumen non primer -0,22 persen dan energi -0,07 persen.
Adapun PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) saat ini menjadi saham terlaris dengan nilai transaksi Rp801,04 miliar, kemudian disusul dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp769,34 miliar dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebesar Rp722,51 miliar.
Berikut saham yang mengalami kenaikan drastis adalah PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) melejit 34,44 persen ke Rp121, PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) yang terbang 34,33 persen ke Rp90 dan PT Green Power Group Tbk (LABA) lompat 34,19 persen ke Rp157.
Sementara PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) menjadi saham dengan penurunan paling tajam sebesar -14,73 persen ke Rp191. Disusul PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) yang terjungkal -14,66 persen ke Rp99 dan PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) yang terjatuh -14,56 persen ke Rp282.
Baca Juga: IHSG Melemah 86,96 Poin ke 8.235, Sempat Anjlok 2% dan Seluruh Sektor Zona Merah
Turunnya IHSG ini juga terjadi di tengah harapan adanya perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengaku bahwa pembicaraan tetap berjalan dan dinilai produktif.
Menurutnya, terdapat kemungkinan besar terjadinya negosiasi lanjutan dari Iran dan Amerika Serikat.
“Diskusi ini terus berlangsung dan kami merasa baik dengan prospek tercapainya kesepakatan,” ujarnya, dikutip dari Warta Ekonomi, Kamis, 16 April 2026.
Selain itu, Amerika Serikat juga membuka peluang untuk kembali hadir dalam negosiasi secara tatap muka. Menurut Leavitt, jika pembicaraan tatap muka kembali digelar, maka besar kemungkinan akan berlangsung di Pakistan.
Baca Juga: IHSG Senin 27 Oktober Ditutup Melemah 1,87 Persen, Sektor Energi Jadi Penekan Utama
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, melalui platform media sosial Truth Social miliknya pada Rabu 15 April menyatakan, bahwa dialog langsung antara perwakilan Israel dan Lebanon juga akan diselenggarakan pada Kamis 16 April. Trump pun menyampaikan optimismenya terkait upaya perdamaian terkait konflik Timur Tengah.
“Berupaya menciptakan sedikit ruang untuk bernapas antara Israel dan Lebanon. Sudah lama sejak kedua pemimpin melakukan pembicaraan, sekitar 34 tahun. Hal itu akan terjadi besok,” tulis Trump dalam unggahannya.
Editor : Erina Faiha