Lebak, Bantentv.com – Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, membuka agenda Bulan Bung Karno di Museum Multatuli, Rangkasbitung, pada Selasa 2 Juni 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Hasto turut didampingi Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning, anggota DPR RI Bonnie Triyana, hingga Ketua DPD PDIP Banten Ade Sumardi. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lebak diwakili oleh Ketua DPRD sekaligus Sekretaris DPC PDIP Lebak Juwita Wulandari dan Wakil Bupati Amir Hamzah.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, turut menyinggung soal jejak Soekarno di Kabupaten Lebak. Untuk itu, menurutnya, Kabupaten Lebak khususnya Rangkasbitung menjadi tempat yang sangat penting dalam membangun semangat dan pemikiran Soekarno.
“Jangan takut dengan panasnya sinar matahari. Ketika saya di penjara karena memperjuangkan kebenaran dan cita-cita, sinar matahari menjadi langka. Bersyukurlah kita bisa mendapat sinar Sang Surya yang telah memberi energi kehidupan,” ujarnya.
Baca Juga: Mahasiswa Geruduk Kantor DPD PDI Perjuangan Banten
Hasto menambahkan, untuk generasi saat ini yang terpenting ialah menangkap spiritnya, karena persoalan setiap generasi itu berbeda.
Sementara itu, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyebut Multatuli dan Bung Karno memiliki kesamaan dalam memperjuangkan keadilan bagi rakyat kecil.
“Multatuli melalui pena, Bung Karno melalui pidato, tujuannya sama: menegakkan keadilan. Saya jawab tegas: keduanya pembela yang lemah,” ujar Amir.
Baca Juga: PDIP Kota Serang Hidupkan Semangat Bung Karno Lewat Turnamen Catur
Ia juga menyinggung masyarakat Baduy sebagai contoh nilai-nilai Pancasila yang hidup dalam kehidupan sehari-hari.
“Tidak tertulis di kertas, tetapi dijalankan dalam laku setiap hari. Jujur pada alam, jujur pada janji, jujur pada sesama. Itulah hakikat kejujuran. Baduy adalah Pancasila yang hidup,” kata Amir Hamzah
Editor :Erina Faiha