BerandaBeritaPKK Kota Serang Sambangi IRT di Cigoong, Dorong Perbaikan Rumah Tak Layak...

PKK Kota Serang Sambangi IRT di Cigoong, Dorong Perbaikan Rumah Tak Layak Huni

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com –Ā  Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) , Arfina Rustandi dan Anissa Nur Agis Aulia dan jajarannya Wakil melakukan kunjungan bina wilayah ke Kampung Cirongge, Kelurahan Cigoong, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten untuk melihat langsung pemberdayaan lansia dalam produksi kerajinan perabot rumah tangga dari anyaman bambu, Selasa, 5 Mei 2026.

Secara tidak sengaja Arfina dan Anissa mendapati salah satu Ibu Rumah Tangga diwilayah itu RT 08 RW 06 di Cirongge yang tinggal dirumah tidak layak huni bernama Iis Mejayanti. Iis tinggal dirumah tak layak huni bersama seorang anaknya.

Arfina Rustandi meninjau langsung kondisi kediaman Iis Menjayanti, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di rumah memprihatinkan selama hampir 10 tahun, Iis tak kuasa menahan tangis ketika disambangi Arifin dan Anissa.

Baca Juga: Melalui PKK, Arfina Rustandi Dorong Peran Perempuan dan Penekanan Stunting Lewat Sinergi DP3AKB

Rumah yang merupakan warisan dari neneknya tersebut diketahui tidak memiliki fasilitas dasar seperti dapur dan kamar mandi. Ditambah lagi sebagian atap rumahnya ambruk karena lapuk.

​”Kita sudah melihat langsung rumahnya yang memang tidak layak huni sekali. Beliau tidak ada toiletnya. Insyaallah, kami dari PKK akan mengajukan ini ke Pemerintah Kota, ke Pak Walikota, agar segera direnovasi,” ujar Arfina dilokasi

​Arfina menekankan pentingnya percepatan renovasi mengingat adanya anak kecil berusia enam tahun yang tinggal di rumah tersebut.

“Harapan kami pemerintah segera merenovasi agar anak-anak bisa tinggal dengan nyaman,” tambahnya.

Baca Juga: Kunjungi Kalang Anyar, PKK Kota Serang Kagum Lihat Kemandirian Perempuan dan Lansia yang Produktif

​Iis Menjayanti, pemilik rumah, mengungkapkan bahwa selama ini keluarganya hanya mengandalkan penghasilan suami sekitar Rp30.000 hingga Rp40.000 per hari. Penghasilan tersebut hanya cukup untuk kebutuhan makan, listrik, dan gas.

​”Harapan saya pengennya cepat direnovasi supaya anak saya bisa nyaman tidurnya, bisa punya WC dan kamar mandi. Selama ini tidak punya sama sekali,” keluh Iis.

Baca Juga: Pergerakan Tanah Rusak Empat Rumah Warga di Desa Cigoong Utara

​Menanggapi hal tersebut, Camat Walantaka, Muslim Sholeh, mengakui bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan renovasi sejak tahun 2025. Namun, hingga kini permohonan tersebut belum terealisasi.

​”Kami sudah ajukan sejak 2025, tapi mungkin karena keterbatasan anggaran jadi belum terealisasi. Kami akan terus sampaikan permohonan pengajuan bantuan untuk pembangunan RTLH ini,” kata Muslim.

​Muslim menambahkan bahwa sepanjang tahun ini, baru tujuh unit rumah diwilayah Kecamatan Walantaka yang mendapatkan realisasi bantuan perbaikan. Muslim Soleh berharap rumah milik Iis di Kampung Cirongge dapat masuk dalam daftar prioritas realisasi tahun ini.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -