Cilegon, Bantentv.com – Pasca munculnya kepulan asap kuning kecokelatan dari kawasan PT Vopak Terminal Merak, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon memasang sejumlah alat pemantau kualitas udara. Ini dilakukan untuk memastikan kondisi udara di sekitar pabrik tetap aman bagi masyarakat.
Manajemen PT Vopak Terminal Merak memastikan kepulan asap yang sempat menghebohkan warga tersebut bukan disebabkan oleh kebocoran maupun kegagalan produksi. Asap kuning kecokelatan itu merupakan sisa pembuangan yang bercampur uap saat proses pembersihan di area pabrik.
“Kami memastikan keselamatan yang ada disini, akan kami lihat apakah wilayah di sini di luar ambang batas atau tidak,” tuturnya.
HRD PT Vopak Terminal Merak, Ajeng Yuanita, menjelaskan bahwa pihak perusahaan telah melakukan evaluasi internal. Selain itu, mereka berupaya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Asap itu bahaya atau tidak bahaya harus dilihat dari hasil pemantauannya dulu. Dari hasil sidak Pak Walikota, DLH, dan pihak lainnya sisa dari pembuangan produksi, bukan dari pipa yang bocor atau tanki,” jelasnya.
Baca Juga: DLH Cilegon Ungkap Hasil Lab Asap Chandra Asri
Meski demikian, peristiwa tersebut sempat berdampak pada kesehatan warga. Sebanyak 46 warga, yang terdiri dari lansia dan anak-anak, dilarikan ke puskesmas terdekat. Mereka mengeluhkan pusing hingga sesak napas akibat bau menyengat dari kepulan asap tersebut.
“Nanti kita akan tindaklanjuti dari hasil monotoring alat pemantau udara itu apakah sesak nafas warga dari asap atau campuran kimia,” pungkasnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, mengatakan pihaknya telah memasang empat alat pemantau kualitas udara di sekitar area pabrik. Alat tersebut berfungsi untuk memantau kandungan udara secara berkala. Selain itu, alat ini untuk memastikan tidak ada zat berbahaya yang membahayakan kesehatan warga.
“Kami dari DLH telah memasang 4 alat pemantau udara dari internal dan ekternal,” kata Sabri Mahyudin Kepala DLH Cilegon.
“Pemasangan ini supaya bisa melihat kondisinya apakah mempengaruhi wilayah di sekitar PT Vopak Terminal Merak atau tidak,” ungkapnya.
Sementara itu, aktivitas warga di sekitar PT Vopak Terminal Merak, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, terpantau kembali normal. DLH Kota Cilegon akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak perusahaan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Editor : Erina Faiha