BerandaBeritaKanal Banten Lama Beralih Fungsi Jadi Drainase, Warga Keluhkan Banjir Langganan

Kanal Banten Lama Beralih Fungsi Jadi Drainase, Warga Keluhkan Banjir Langganan

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Kanal Banten Lama yang berada di kawasan wisata religi Banten Lama, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, berubah menjadi drainase. Bahkan kanal yang sebelumnya lebar sudah dipenuhi rumah penduduk.

Jaka, warga yang tinggal di Komplek Masjid Agung Banten, Kamis siang 15 Januari 2026, menceritakan kanal Banten Lama berubah menjadi drainase dan pemukiman penduduk, mulai dari salah satu pondok pesantren di wilayah tersebut sampai ke Kali Pabean.

Alih fungsi Kanal Banten Lama sudah terjadi sejak lama. Bahkan di wilayah Sukajaya sudah banyak berdiri pemukiman penduduk setempat.

Baca Juga: Bidang Drainase Kabupaten Tangerang Bangun 3,8 Kilometer Saluran Baru

Menurut Jaka, sejak Kanal Banten Lama beralih fungsi, banjir kerap menggenangi wilayah tersebut, termasuk kawasan wisata religi Banten Lama, karena tidak adanya saluran pembuangan air.

“Dulu kanalnya lebar, sekarang sudah banyak rumah berdiri di atasnya. Akibatnya kalau hujan deras, air tidak tertampung dan langsung meluap ke kawasan wisata dan pemukiman,” ujarnya.

Menurut Jaka, warga setempat menerima jika ditertibkan oleh pemerintah karena menyadari mendirikan bangunan di atas kanal.

“Katanya pemerintah akan menertibkan bangunan di atas kanal dan menormalisasi sampai ke Sungai Pabean. Sosialisasinya juga sudah mulai dilakukan ke warga,” kata Jaka.

Jaka mendapat informasi pemerintah akan menertibkan bangunan yang berdiri di atas Kanal Banten Lama dan sedang disosialisasikan kepada warga setempat. Kanal akan dinormalisasi sampai ke Sungai Pabean.

Sebelumnya, Wali Kota Serang Budi Rustandi telah meninjau lokasi Kanal Banten Lama yang berubah menjadi drainase ketika kawasan wisata religi Banten Lama digenangi banjir. Budi akan berkolaborasi dengan Pemprov Banten untuk mengembalikan fungsi Kanal Banten Lama, mengembalikan marwah Kesultanan Banten Lama, serta mengembalikan sejarah kejayaan Kesultanan Banten. Upaya ini tidak hanya untuk menanggulangi banjir, tetapi juga menjadikannya sebagai destinasi wisata.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -