Bantentv.com – Siapa yang tidak panik saat lidah terasa seperti terbakar karena rasa pedas karena sambal atau makanan lainnya? Refleks pertama kebanyakan orang pasti minum air putih sebanyak-banyaknya.
Tapi, pernahkah kamu merasa aneh, sudah minum air, tapi malah makin pedas di lidah. Secara ilmiah, air putih justru tidak bisa memadamkan rasa pedas, malah memperparah.
Faktanya, rasa pedas bukanlah “rasa” seperti manis atau asam, melainkan sensasi panas yang dihasilkan senyawa capsaicin, zat kimia alami yang ada dalam cabai.
Capsaicin bekerja dengan menempel pada reseptor saraf lidah yang merespons panas, sama seperti kita tersentuh api atau air mendidih.
Nah, disinilah letak masalahnya, capsaicin tidak larut dalam air, tetapi larut dalam lemak. Jadi, ketika kamu minum air putih, senyawa ini tidak ikut larut, malah menyebar ke seluruh mulut, dan membuat rasa pedas semakin menggigit.
Baca Juga: Tips Bakar Lemak Sambil Rebahan, Cocok untuk Kaum Mager!
Begitu juga dengan air soda atau minuman berkarbonasi, sensasi “menggigit” dari gelembung gasnya bisa memperkuat sensasi terbakar di mulut.
Minuman beralkohol pun tak lebih baik. Alkohol justru memperlebar pembuluh darah di lidah sehingga rasa panas makin intens.
Bahkan kopi panas atau teh hangat yang sering dikira bisa membantu, sebenarnya hanya memperparah keadaan karena suhu tinggi menstimulasi reseptor panas yang sama dengan capsaicin.
Minuman Paling Efektif untuk Menghilangkan Rasa Pedas
Lalu, apa minuman terbaik untuk menetralkan pedas secara ilmiah? Berikut penjelasannya:
1. Susu Dingin – Pemadam Pedas Nomor Satu
Susu dingin merupakan cara paling efektif menghilangkan rasa pedas. Kandungan kasein, yaitu protein dalam susu, bekerja layaknya sabun yang melarutkan capsaicin dari permukaan lidah.
Lemak dalam susu juga membantu mengikat senyawa pedas dan membawanya keluar dari mulut. Pilih susu full cream dingin untuk hasil maksimal sekaligus efek menenangkan.
2. Yogurt dan Minuman Fermentasi Susu
Jika tidak tersedia susu, kamu bisa mencoba yogurt, kefir, atau minuman probiotik seperti Yakult. Selain mengandung protein dan lemak, rasa asam alami dari fermentasi membantu memecah ikatan capsaicin, sehingga lidah lebih cepat pulih dari sensasi panas.
3. Santan dan Susu Nabati Tinggi Lemak
Bagi yang menghindari produk hewani, santan encer atau susu nabati full-fat seperti kedelai dan almond bisa jadi pilihan. Lemak nabati di dalamnya mampu melarutkan capsaicin hampir seefektif susu sapi.
Beberapa orang bahkan memanfaatkan es cendol atau es dawet sebagai penetral alami yang manis, berlemak, dan menyegarkan.
4. Minuman Manis: Air Madu dan Jus Buah
Gula diketahui mampu mengikat sebagian molekul capsaicin, sehingga rasa pedas berkurang. Minuman manis seperti air madu, teh manis dingin, atau jus buah manis (mangga, pisang, alpukat) bisa membantu menenangkan lidah dengan cepat.
5. Minuman Asam: Air Lemon atau Jeruk Nipis
Minuman asam ringan dapat mengubah struktur kimia capsaicin, membuatnya lebih mudah larut.
Perasan lemon, jeruk nipis, atau cuka apel encer bisa menjadi solusi alami, tetapi jangan terlalu pekat karena bisa menyebabkan perih bila ada luka di mulut.
Baca Juga: Agar Tulang Tetap Kuat, Hindari Minuman Ini Mulai Sekarang!
Di era makanan ekstrem yang makin digemari, mulai dari mie level pedas 10 hingga sambal setan yang viral di TikTok, pengetahuan tentang cara benar mengatasi rasa pedas jadi penting.
Jadi, lain kali lidahmu terbakar setelah makan seblak atau ayam geprek, tinggalkan air putihmu, dan segera cari segelas susu dingin.
Editor: AF Setiawan