Cilegon, Bantentv.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cilegon bersiap melakukan sensus ekonomi 2026 sebagai sebuah pendataan besar-besaran terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Kota Cilegon.
Kepala BPS Kota Cilegon, Dadan Sudarmadi, mengatakan sensus ekonomi dilakukan sesuai amanat undang-undang. Sensus ini bertujuan menyediakan data statistik dasar menyeluruh kegiatan perekonomian di Kota Cilegon. Namun, ekonomi pertanian dan ekonomi pemerintahan tidak termasuk.
Pelaksanaan sensus ekonomi akan menyasar para pedagang kecil, warung kelontongan, pelaku UMKM, hingga pelaku industri dan korporasi besar.
Baca Juga: BPS Sebut OPD Pandeglang Belum Maksimalkan Layanan Akses Data Ke Publik
“Untuk pendataannya akan dimulai pada bulan Mei, Juni dan Juli, merupakan sensus yang kelima ya di tahun 2026 ini karena ekonomi itu adalah detak jantung karena sama-sama bergantung untuk kemajuan ekonomi daerah,” kata Dadan.
Dadan menjelaskan, sensus ekonomi ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar potensi para pelaku ekonomi. Selain itu, sensus ini juga digunakan untuk melakukan perhitungan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dalam pertumbuhan ekonomi di Kota Cilegon.
Baca Juga: Angka Pengangguran di Kabupaten Serang Turun Jadi 8,73 Persen
Sensus ekonomi pada tahun berakhiran enam menjadi momentum penting dalam memetakan wajah perekonomian di Indonesia. Hal ini juga berlaku di Kota Cilegon yang dikenal sebagai kawasan industri baja, logam, hingga petrokimia.
Editor : Erina Faiha