BerandaBeritaAndra Soni Monitoring Kesiapan SPMB dan Program Sekolah Gratis di Tangerang

Andra Soni Monitoring Kesiapan SPMB dan Program Sekolah Gratis di Tangerang

Saluran WhatsApp

Kota Tangerang, Bantentv.com – Gubernur Banten Andra Soni melakukan kunjungan ke SMKN 4 Kota Tangerang dan SMKS Yuppentek 1 Kota Tangerang pada Selasa, 26 Mei 2026, guna memastikan kesiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB tahun ajaran 2026-2027.

Dalam kunjungan tersebut, Andra Soni didampingi Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan, Wakil Ketua DPRD Banten Yudi Budi Wibowo, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaludin beserta jajaran terkait.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Banten memastikan seluruh tahapan SPMB berjalan tertib, transparan, dan akuntabel. Selain memantau kesiapan teknis pelaksanaan SPMB, rombongan juga meninjau kesiapan sarana penunjang dan pelayanan sekolah menjelang proses penerimaan peserta didik baru.

Pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026-2027 dinilai menjadi perhatian penting karena proses pendaftaran akan segera dimulai. Pemerintah Provinsi Banten pun menekankan perlunya kesiapan maksimal dari seluruh sekolah agar pelaksanaan SPMB dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga menegaskan bahwa monitoring SPMB turut berkaitan dengan program sekolah gratis yang saat ini menjadi salah satu prioritas Pemprov Banten. Program tersebut tidak hanya menyasar sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta di berbagai daerah di Banten.

“Saat ini, program sekolah gratis telah mencakup 801 sekolah di seluruh Banten. Pemprov Banten juga akan terus melakukan evaluasi melalui pembaruan nota kesepahaman (MoU) dengan sekolah-sekolah yang terlibat dalam program tersebut,” kata Andra Soni.

Baca Juga: Gubernur Banten Wanti-wanti ASN, SPMB SMA/SMK Negeri Dilarang Titip-Menitip

Menurutnya, pelaksanaan SPMB harus memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat Banten. Ia juga mengingatkan agar proses SPMB dijalankan secara adil dan tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu.

“Proses SPMB ini harus dilaksanakan secara fair, terbuka dan akuntabel. Kita paham, sama sama warga Banten, sama sama warga Tangerang, di setiap masa SPMB itu selalu ada oknum-oknum yang berusaha memaksakan keinginannya. Nah hari ini kita bicara, hak semua warga Banten,hak semua anak-anak kita yang berhak mendapat pendidikan lanjutan atas di Provinsi Banten,” kata Andra.

Selain meninjau sekolah, rombongan juga mengunjungi Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang yang tengah melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan SPMB.

Sementara itu, Jamaludin memastikan kesiapan sekolah dalam menghadapi SPMB sejauh ini berjalan baik. Ia mengatakan pihak sekolah juga akan membantu masyarakat dalam proses pendaftaran melalui berbagai platform informasi dan layanan bantuan.

“Masing-masing sekolah akan membantu melalui sejumlah platform media sosial, seperti Instagram, Tiktok dan sebagainya. Bahkan masyarakat atau orang tua yang belum mengerti atau belum paham dengan IT, bisa langsung datang ke helpdesk sekolah masing-masing,” ujar Jamaludin.

Pemerintah Provinsi Banten mencatat pra-SPMB telah berlangsung sejak 20 April dan akan berakhir pada 31 Mei 2026. Adapun pelaksanaan utama SPMB tahun ajaran 2026-2027 dijadwalkan dimulai pada 10 Juni 2026. Pemprov berharap seluruh tahapan SPMB dapat berjalan tertib serta memberikan kesempatan pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat Banten.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -